Apel Gelar Pasukan Penanggulangan Bencana Alam Serentak, Polres Sumba Barat Antisipasi Dampak Cuaca Ekstrim

Apel Gelar Pasukan Penanggulangan Bencana Alam Serentak, Polres Sumba Barat Antisipasi Dampak Cuaca Ekstrim

Tribratanewssumbabarat.com ; Antisipasi dampak cuaca eksteim dari musim penghujan seperti saat ini, yang menyebabkan banyak terjadinya bencana alam baik tanah longsor, pohon tumbang maupun banjir. Pagi ini Polres Sumba Barat laksanakan Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka Penanggulangan Bencana Alam serentak sebagai langkah kesiap - siagaan menghadapi cuaca ekstrim khususnya diwilayah hukum Polres Sumba Barat. Apel Gelar Pasukan tersebut dilaksanakan di Lapangan Apel Polres Sumba Barat. ( Jumat, 18 Februari 2022 )


Pelaksanaan Apel Gelar Pasukan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Sumba Barat AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata, S.I.K., M.H., turut hadir Bupati Sumba Barat Yohanis Dade,SH., Dandim 1613 Sumba Barat Letkol Czi. Rahadian Firnandi,S.Hub. Int., Wakil Bupati Sumba Tengah Ir. Daniel Landa, serta Pimpinan OPD Kabupaten Sumba Barat dan Pimpinan OPD Kabupaten Sumba Tengah.


Apel Gelar Pasukan yang dilaksanakan dilapangan Apel Polres Sumba Barat mengikutsertakan 1 Pleton TNI dari Kodim 1613 Sumba Barat, 1 Pleton Sat Samapta Polres Sumba Barat, 1 Pleton Sat Lantas Polres Sumba Barat, 1 Pleton Staf Polres Sumba Barat, 1 Pleton Sat Intelkam, 1 Pleton Sat Reskrim Polres Sumab Barat dan 1 Pleton Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) Kabupaten Sumba Barat. 


Dalam pelaksanaan Apel Gelar Pasukan tersebut, Kapolres Sumba Barat membacakan amanat Gubernur Nusa Tenggara Timur ( NTT ) Viktor Bungtilu Laiskodat terkait kesiap - siagaan penanggulangan bencana khususnya di wilayah NTT. Pada amanatnya yang menjadi poin penting dalam situasi seperti saat ini ialah komunikasi dan kolaborasi antar instansi terkait serta peran besar masyarakat dalam mengantsipasi terjadinya bencana alam di wilayah NTT serta tanggap dalam penyelesaian masalah bencana.

 


Adapun tujuan dilaksanakannya Apel Gelar Pasukan Tersebut, sesuai amanat Gubernur NTT diantaranya :
1. Membangun kewaspadaan dan kesiapsiagaan bersama untuk menghadapi keadaan darurat yang diakibatkan oleh cuaca ekstrem: 
2. Memastikan ketersediaan dan kesiapan berbagai peralatan penangulangan bencana untuk dapat digunakan pada saat tanggap darurat, 
3. Meningkatkan koordinasi, kolaborasi dan memastikan peran setiap stake holder dalam penanggulangan bencana cuaca ekstrem: 
4.  Memastikan aktifnya Pos Komando Siaga Cuaca Ekstrem di setiap unit yang siap disatukan dalam Pos Komando Tanggap Darurat tingkat Provinsi NTT. 

Sedangkan langkah-langkah Yang Perlu Dilakukan dalam situasi sperti saat ini antara lain : 
1. Meningkatkan kewaspadaan dan terus monitor informasi cuaca yang bersumber dari BMKG dan memastikan peringatan dini tersampaikan kepada warga masyarakat.
2. Mengaktifkan Posko Siaga Cuaca Ekstrem dan melaporkan setiap perkembangan situasi di lapangan. 
3. Menetapkan titik evakuasi dan memastikan jalur evakuasi aman dan diketahui oleh warga masyarakat.
4. Memastikan ketersediaan dukungan logistik berupa beras dan lainnya untuk kondisi darurat.
5. Membersihkan pohon/ranting pohon yang rapuh dan mudah patah di sekitar rumah / kantor, jalan dan fasilitas umum lainnya.
6. Memperbaiki dan perkuat atap rumah / kantor.
7. Membersihkan sampah di selokan /kali.

Merespon adanya ancaman bencana alam akibat cuaca ekstrim yang disebabkan musim penghujan saat ini, Kapolres Sumba Barat memerintahkan Kapolsek melalui Bhabinkamtibmas jajaran untuk mendatakan daerah rawan dan sangat rawan terjadinya bencana alam. 

"Para Kapolsek agar lakukan pendataan melalui bhabinkamtibmas kita, datakan daerah rawan bencana yang ada diwilayah masing-masing. Laporkan setiap perkembangannya agar dapat segera dilakukan langkah antisipasi." Pungkas AKBP Agung.

 

Penulis : Kumbara
Penulis : Jamet
Editor  : Konan
Penanggungjawab : Been7.