Kapolres Sumba Barat Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Turangga 2026, Tekankan Keselamatan Berlalu Lintas

Kapolres Sumba Barat Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Turangga 2026, Tekankan Keselamatan Berlalu Lintas

Kapolres Sumba Barat AKBP Yohanis Nisa Pewali, S.S., M.H., memimpin Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Patuh Turangga 2026 yang berlangsung di Lapangan Apel Pasola Polres Sumba Barat, Senin (26/10/2026).

 

Apel gelar pasukan tersebut mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman, dan Berkeselamatan.” Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengecek kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung pelaksanaan operasi di wilayah hukum Polres Sumba Barat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat, Asisten III Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Barat Daniel Umbu Sunga, S.STP., perwakilan DPRD Kabupaten Sumba Barat Ester Ngongo, Dandim 1613/Sumba Barat Letkol Inf. Ignasius H. Sogen, perwakilan Kejaksaan Negeri Sumba Barat, perwakilan Pengadilan Negeri Waikabubak, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Sumba Barat, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sumba Barat, perwakilan Jasa Raharja, Ketua FKUB Sumba Barat, para pejabat utama Polres Sumba Barat, serta para Kapolsek jajaran.

 

Apel juga melibatkan personel gabungan dari Kodim 1613/Sumba Barat, Brimob Kompi 2 Batalyon C Pelopor, Satsamapta, Satlantas, Satintelkam, Satreskrim, gabungan staf Polres Sumba Barat, Satuan Polisi Pamong Praja, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Sumba Barat. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi wujud sinergitas dalam menciptakan keamanan, ketertiban, dan keselamatan berlalu lintas.

 

Dalam amanatnya, Kapolres Sumba Barat menegaskan bahwa permasalahan lalu lintas semakin kompleks seiring meningkatnya jumlah kendaraan dan aktivitas masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran serta kepatuhan seluruh pengguna jalan untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

 

Berdasarkan data Polda Nusa Tenggara Timur yang disampaikan dalam amanat tersebut, pada tahun 2025 tercatat 803 kasus kecelakaan lalu lintas, meningkat 22 persen dibandingkan tahun 2024. Data ini menjadi perhatian bersama agar upaya edukasi, pencegahan, dan penegakan hukum di bidang lalu lintas terus ditingkatkan.

 

Operasi Patuh Turangga 2026 dilaksanakan selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Dalam pelaksanaannya, operasi mengedepankan langkah preemtif, preventif, dan represif secara humanis serta edukatif, didukung penegakan hukum melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dan teguran simpatik.

Adapun sasaran operasi meliputi penggunaan telepon seluler saat berkendara, mengemudi di bawah pengaruh alkohol, melawan arus, berkendara di bawah umur atau tanpa memiliki SIM, tidak menggunakan helm berstandar SNI maupun sabuk pengaman, melebihi batas kecepatan, melanggar rambu dan marka jalan, menerobos lampu merah, menggunakan pelat nomor yang tidak sesuai ketentuan, parkir di tempat terlarang, serta menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis.

 

Kapolres juga menekankan kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas secara profesional, humanis, edukatif, dan persuasif serta menghindari tindakan arogan. Selain itu, personel diminta meningkatkan sosialisasi keselamatan berlalu lintas, melaksanakan penegakan hukum secara transparan dan sesuai prosedur, memperkuat sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan, serta mengutamakan keselamatan dalam bertugas sesuai standar operasional prosedur.

 

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Sumba Barat secara resmi menyatakan dimulainya Operasi Kepolisian Kewilayahan Patuh Turangga 2026 Polda Nusa Tenggara Timur. Dimulainya operasi ini diharapkan dapat meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama.

 

Polres Sumba Barat mengimbau seluruh masyarakat agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, melengkapi dokumen kendaraan, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta mengutamakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

 

Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Turangga 2026 berakhir pada pukul 08.40 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar.

 

Polres Sumba Barat: Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman, dan Berkeselamatan.