Tim Resintel Polres Sumba Barat Berhasil Temukan Kuda Curian, Kapolres Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Kejahatan

Tim Resintel Polres Sumba Barat Berhasil Temukan Kuda Curian, Kapolres Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Kejahatan
Foto Tim Resintel Polres Sumba Barat saat mendapatkan barang bukti kuda curian. Dok. Humas..

Waikabubak – Tim Resintel Polres Sumba Barat kembali menunjukkan kinerja positif dalam pengungkapan tindak pidana pencurian ternak. Seekor kuda yang dilaporkan hilang akibat pencurian berhasil ditemukan dalam operasi pencarian yang dilakukan pada Jumat, 27 Februari 2026.

 

Pengungkapan tersebut berawal dari hasil pengembangan informasi yang diperoleh Tim Resintel Polres Sumba Barat sekitar pukul 12.30 Wita. Berdasarkan informasi tersebut, ternak kuda yang sebelumnya dilaporkan dicuri pada Rabu, 21 Februari 2026, di Kampung Waimonggu, Desa Wairasa, Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat, Kabupaten Sumba Tengah, diduga berada di wilayah Padang perbatasan Kampung Waibaku, Desa Sobarade, Kecamatan Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat.

 

Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Resintel Polres Sumba Barat yang dipimpin Kanit Buser Polres Sumba Barat Aipda Dekris Mata didampingi Kanin Keamanan Satintelkam Aipda Robert G. Dade bersama anggota serta keluarga korban segera menuju lokasi untuk melakukan pencarian.

 

Sekitar pukul 13.00 Wita, personel bersama keluarga korban mulai mengidentifikasi keberadaan ternak berdasarkan jejak yang ditemukan dan mengarah ke seputaran padang perbatasan Waibaku.

 

Upaya pencarian yang dilakukan secara intensif akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 14.30 Wita, Tim Gabungan bersama keluarga korban berhasil menemukan barang bukti berupa seekor kuda yang dipastikan merupakan ternak milik korban yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat pencurian.

 

 

Kapolres Sumba Barat AKBP Yohanis Nisa Pewali, S.S., M.H., menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk tindak kejahatan di wilayah hukumnya, khususnya pencurian ternak yang meresahkan masyarakat.

 

“Kami tegaskan tidak ada toleransi bagi pelaku kejahatan di wilayah hukum Polres Sumba Barat. Kami akan terus melakukan upaya penindakan secara tegas dan profesional terhadap setiap tindak pidana yang terjadi,” tegas Kapolres.

 

Kapolres juga memberikan apresiasi kepada Tim Gabungan yang telah bekerja keras, cepat, dan sigap dalam mengungkap kasus tersebut sehingga barang bukti dapat berhasil ditemukan dan diamankan.

 

“Saya memberikan apresiasi kepada Tim Gabungan yang telah menunjukkan dedikasi dan kerja keras dalam mengungkap kasus pencurian ternak ini. Ini merupakan bentuk komitmen Polres Sumba Barat dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat,” tambahnya.

 

Sementara itu, keluarga korban menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Polres Sumba Barat atas upaya maksimal yang telah dilakukan hingga ternak milik mereka berhasil ditemukan.

 

“Kami sangat berterima kasih kepada pihak Polres Sumba Barat yang telah membantu menemukan ternak kami. Ini sangat berarti bagi kami,” ungkap pihak keluarga korban.

 

Saat ini, barang bukti di serahkan kepada korban dengan status penitipan, Polres Sumba Barat masih terus melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku pencurian guna mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.

 

Keberhasilan ini kembali menunjukkan komitmen Polres Sumba Barat dalam memberantas tindak pidana serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya.

 

 

 

Humas Polres Sumba Barat*