Cegah Perundungan di Sekolah, Kapolsek Wanukaka Sampaikan Pesan Kapolda NTT kepada Siswa SMP Kristen Wanukaka

Cegah Perundungan di Sekolah, Kapolsek Wanukaka Sampaikan Pesan Kapolda NTT kepada Siswa SMP Kristen Wanukaka

SUMBA BARAT – Dalam upaya mencegah aksi perundungan atau bullying di lingkungan pendidikan, Kapolsek Wanukaka, IPTU Gusti Ngurah Agung Eka Saputra, bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) di SMP Kristen Wanukaka, Desa Taramanu, Kecamatan Wanokaka, Kabupaten Sumba Barat, Senin (19/10/2026) pagi.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri dalam mendukung dunia pendidikan sekaligus menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, saling menghormati, dan kepedulian terhadap sesama sejak dini.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Wanukaka membacakan amanat Kapolda Nusa Tenggara Timur tentang bahaya bullying atau perundungan di sekolah. Para siswa diingatkan bahwa perundungan, baik berupa kekerasan fisik, ejekan, penghinaan, pengucilan, maupun tindakan menyakiti orang lain melalui media sosial, dapat berdampak buruk terhadap kondisi psikologis dan masa depan korban.

 

Kapolsek juga mengajak seluruh siswa untuk membangun pergaulan yang sehat, saling menghargai perbedaan, serta tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan atau menyakiti teman. Ia menekankan pentingnya keberanian untuk menolak perundungan dan melaporkan kepada guru apabila mengetahui adanya tindakan tersebut di lingkungan sekolah.

 

Selain menyampaikan pesan pencegahan perundungan, Kapolsek Wanukaka turut memberikan motivasi kepada para siswa agar selalu bersemangat dalam belajar, tekun meraih cita-cita, menghormati guru dan orang tua, serta bijak dalam menggunakan media sosial.

 

Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam membangun lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif. Karena itu, setiap siswa diharapkan mampu menjadi pelopor kebaikan dengan membiasakan sikap disiplin, bertanggung jawab, dan peduli terhadap sesama.

 

Kehadiran personel Polri di lingkungan sekolah merupakan wujud kepedulian terhadap pembentukan karakter generasi muda sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, khususnya dunia pendidikan.

 

Melalui kegiatan ini, Polsek Wanukaka berharap para siswa semakin memahami bahaya perundungan dan mampu menerapkan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, di rumah, maupun di lingkungan masyarakat.

 

Polri hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk mendidik, menginspirasi, dan melindungi generasi muda demi terwujudnya lingkungan pendidikan yang aman, damai, dan bebas dari perundungan.